Sabtu, 23 Januari 2010

Materi Fiqih MI Kelas 2 Semester 1


Shalat merupakan rukun Islam kedua setelah syahadat. Islam didirikan atas lima sendi (tiang) salah satunya adalah shalat, sehingga barang siapa mendirikan shalat ,maka ia mendirikan agama (Islam), dan barang siapa meninggalkan shalat,maka ia meruntuhkan agama (Islam). Shalat harus didirikan dalam satu hari satu malam sebanyak lima kali, berjumlah 17 rakaat. Shalat tersebut merupakan wajib yang harus dilaksanakan tanpa kecuali bagi muslim mukallaf baik sedang sehat maupun sakit. Selain shalat wajib ada juga shalat – shalat sunah. Untuk membatasi bahasan penulisan dalam permasalahan ini, maka penulis hanya membahas tentang shalat wajib kaitannya dengan kehidupan sehari – hari.

Shalat adalah ibadah yang memiliki bacaan-bacaan tertentu. Dan bacaan-bacaan tersebut harus disesuaikan dengan gerakan-gerakannya.

1. Niat Shalat Fardu

Niat itu urusan hati. Jadi,niat shalat itu di dalam hati yang diikrarkan sewaktu berdiri dan bertakbiratul ihram. Bila dilafalkan bacaan itu adalah sebagai berikut:

a. Lafal Niat Sholat Zuhur

USALLI FARDAZ ZUHRI ARBA’A RAKA’ATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADA-AN (MA’MUMAN / IMAMAN ) LILLAHI TA’ALA

Artinya : “Aku berniat shalat zuhur empat raka’at menghadap kiblat (sebagai makmum / imam ) karena Allah Ta’ala”

b. Lafal Niat Sholat Ashar

USALLI FARDAL ASHRI ARBA’A RAKA’ATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADA-AN (MA’MUMAN / IMAMAN ) LILLAHI TA’ALA

Artinya : “Aku berniat shalat ashar empat raka’at menghadap kiblat (sebagai makmum / imam ) karena Allah Ta’ala”

c. Lafal Niat Sholat Maghrib

USALLI FARDAL MAGHRIBI TSALASA RAKA’ATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADA-AN (MA’MUMAN / IMAMAN ) LILLAHI TA’ALA

Artinya : “Aku berniat shalat maghrib tiga raka’at menghadap kiblat (sebagai makmum / imam ) karena Allah Ta’ala”

d. Lafal Niat Sholat Isya

USALLI FARDAL ISYA-I ARBA’A RAKA’ATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADA-AN (MA’MUMAN / IMAMAN ) LILLAHI TA’ALA

Artinya : “Aku berniat shalat isya empat raka’at menghadap kiblat (sebagai makmum / imam ) karena Allah Ta’ala”

e. Lafal Niat Sholat Subuh

USALLI FARDAS SUBHI RAK’ATAENI MUSTAQBILAL QIBLATI ADA-AN (MA’MUMAN / IMAMAN ) LILLAHI TA’ALA

Artinya : “Aku berniat shalat subuh dua raka’at menghadap kiblat (sebagai makmum / imam ) karena Allah Ta’ala”

2. Takbiratul Ihram

Lafal yang dibaca ketika takbitratul ihram adalah :

ALLAHU AKBAR

Artinya : “Allah Maha Besar”

3. Do’a Iftitah

Setelah Takbiratul ihram kemudian membaca do’a iftitah

4. Membaca Surat Al-Fatihah

5. Membaca Surat Dalam Al-Qur’an

6. Bacaan Rukuk

Do’a yang dibaca ketika rukuk adalah

SUBHANA RABBIYAL ‘AZIMI WABIHAMDIHI 3X

Artinya : “Maha Suci Tuhanku yang Maha Agung”

Lebih baik ditambah :

SUBHANAKALLAHUMMA WABIHAMDIKA ALLAHUMMAGHFIRLI

Artinya : “Mahasuci Engkau, ya Allah, dan dengan memuji Engkau, ampunilah aku.”

7. Bacaan Iktidal

Ketika bangkit dari rukuk membaca :

SAMI’ALLAHU LIMAN HAMIDAH

Artinya : “Allah mendengar orang yang memuji-Nya.”

Lalu mengangkat kedua tangan setinggi pundak Kemudian membaca :

RABBANA LAKALHAMDU MILUSAMAAWAATI WALARDI WAMIL UMAA SYIKTA MING SYAIIMBA’DU

Artinya : “ Ya Robb kami, bagi-Mu pujian dengan sepenuh langit, sepenuh bumi, dan sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki.”

8. Bacaan Sujud

Pada waktu sujud membaca :

SUBHANA RABBIYAL A’LA WABIHAMDIHI

Artinya : “Maha Suci Tuhanku yang Maha Tinggi”

Lebih baik jika ditambah membaca :

SUBHANAKALLAHUMMA WABIHAMDIKA RABBANA ALLAHUMMAGHFIRLI

Artinya : “Mahasuci Engkau, ya Allah, Robb kami dan dengan memuji Engkau, ya Allah, ampunilah aku.”

9. Bacaan Duduk Diantara 2 Sujud

Dalam duduk antara dua sujud mengucapkan :

RABBIGFIRLII WARHAMNII WAHDINII WARJUQNII WAJBURNII WA ‘AA PINII

Artinya : “Ya Robbku, ampunilah aku, limpahkanlah rizki-Mu kepadaku,

cukupkanlah kekuranganku, dan sehatkanlah aku.”

10. Bacaan Tasyahud/Tahiyat

Dalam duduk ini membaca tasyahud, yaitu :

ATTAHIYYATUL MUBARAKATUS SHOLAWATUT THAYYIBATUL LILLAH ASSALAMU ‘ALAINA WA ‘ALA AALI ‘IBADILLAAHISHOLIHIN. ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAH WAASYHADU ANNA MUHAMMADAR ROSULULLAH ALLAHUMMA SHOLLI ‘ALA SAYYIDINA MUHAMMADIW WA ‘ALA AALI SAYYIDINA MUHAMMAD KAMA SHOLAITA ‘ALA SAYYIDINA IBROOHIIM WA ‘ALA AALI SAYYIDINA IBROOHIIM WA BARIK ‘ALA SAYYIDINA MUHAMMADIW WA ‘ALA AALI SAYYIDINA MUHAMMAD KAMA BAROKTA ‘ALA SAYYIDINA IBROOHIIM WA ‘ALA AALI SAYYIDINA IBROHIMM FIL’ALAMINA INNAKA HAMIDUMMAJIID ALLAHUMMA INNI A’UZUBIKA MIN AZABIL QOBRI WAMIN AZABINNAR WAMIN FITNATIL MAHYAAI WA MAMATI WAMIN FITNATIL MASIHIDDAJAL

Artinya : “Segala penghormatan, shalat dan kebaikan milik Allah. Keselamatan dan kesejahteraan semoga tercurahkan kepadamu, wahai Nabi, serta rahmat Allah dan berkah-Nya. Keselamatan dan kesejahteraan semoga tercurahkan kepada kami dan hamba-hamba-Nya yang shalih. Aku bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah, dan bersaksi bahwa Muhammad adlah hamba dan rasul-Nya. Ya Allah berikanlah kerahmatan dan kesejahteraan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberi keselamatan dan kesejahteraan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Terpuji dan Maha agung. Berkatilah Nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana engkau telah memberkati Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Terpuji lagi Mahaagung. Aku berlindung kepada Allah dari siksa jahannam, siksa kubur, fitnah kehidupan dan kematian, dan fitnah Al Masih Ad Dajjal.”

11. Mengucapkan Salam

Salam pertama menoleh kekanan sambil mengucapkan :

Assalamu ‘alaikum warahmatullah

Artinya : “Mudah-mudahan keselamatan dan rahmat Allah terlimpahkan atas kamu semua.”

Salam kedua menoleh kekiri sambil mengucapkan :

Assalamu ‘alaikum warahmatullah

Shalat diwajibkan bagi orang islam yang sudah mencapai usia akil baligh dan sehat akalnya. Orang gila tidak wajib mengerjakan shalat.

Dalam melaksanakan shalat harus memnuhi syarat-syaratnya, agar shalatnya sah dan diterima oleh Allah SWT. Adapun syarat shalat ada dua, yaitu syarat wajib dan syrat syah.

1. Syarat wajib shalat

Adapun syarat wajib shalat adalah :

· Beragama islam

· Sudah baligh atau dewasa

· Berakal sehat

· Sampai dakwah islam kepadanya

· Jaga atau tidak tidur

Adapun yang tidak wajib mengerjakan shalat fardhu adalah :

· Bukan orang islam

· Masih kecilatau belum baligh

· Tidak berakal sehat, misalnya gila, pingsan, dan mabuk

· Belum pernah mendengar dakwah islam

· Orang yang tidur lelap

2. Syarat sah shalat

Adapun syarat wajib shalat adalah

· Suci dari hadats besar dan hadats kecil

· Suci badan, suci pakaian, dan suci tempat shalat dari kotoran dan najis

· Menutup aurat

· Menghadap kiblat

· Sudah masuk waktu shalat.

Ibadah shalat akan sempurna jika memenuhi syarat dab rukun shalat. Adapun rukun shalat adalah :

1. Niat shalat

Yaitu menyengaja melaksanakan shalat karena perintah Allah

2. Berdiri bagi orang yang berkuasa

3. Takbiratul ihram

4. Membaca surat Al-Fatihah

5. Rukuk dengan tumakninah

6. Iktidal dengan tumakninah

7. Sujud dua kali dengan tumakninah

8. duduk diantara dua sujud dengan tumakninah

9. Tasyahud akhir

10. memberi salam yang pertama

11. Menertibkan rukun

Yaitu meletakkan tiap-tiap rukun pada urutan tempatnya menurut susunan tersebut di atas dan tidak boleh diselang-seling